Pernahkah kita menggerutu dalam hati tentang sesuatu, lalu tanpa disadari yang kita gerutui itu suatu hari 'diselesaikan' oleh Allah? Disadari atau tidak, semua yang manusia minta pasti dikabulkan Allah, tapi mungkin bukan dalam bentuk yang kita inginkan. Memang ya, namanya manusia, diberi sesuatu, protes, digantikan dengan yang lain, protes lagi karena gak sesuai dengan harapan. Ckckck.
Itu lah Tuhan kita, Yang Mahabaik, selalu memberikan yang kita butuhkan, dan akan selalu merencanakan yang terbaik untuk hamba-Nya :')
Dulu, sebelum saya kehilangan gigi taring kanan, saya sempat protes dan menggerutu dalam hati. Keberadaan gigi taring ini sebenarnya tidak terlalu masalah, karena kehadirannya dengan posisi yang tidak sejajar dengan barisannya ini membuat senyum saya merekah yang kata orang mirip Momo vocalis grup band Geisha. Hahaha. Namun yang membuat saya resah adalah saat makan saya akan sangat bergantung pada 'dongkrak'. Do you know 'dongkrak'? Ya, lidi kecil yang disediakan khusus untuk membersihkan makanan yang nyangkut disela-sela gigi. Kalau makannya dirumah sih oke-oke saja. Nah, sesekalinya saya makan diluar dengan teman-teman? Oke, kalau dengan teman masih tergolong aman, tak ada masalah juga saya harus membersihkan sisa makanan yang nempel di depan mereka. Tapi kalau suatu saat saya makan dengan calon suami? Atau calon mertua? Omaiigaaad, mau diletak dimana wajah saya kalau harus ada adegan congkel menyongkel di depan mereka -____-
Saat inilah terkadang saya protes dalam hati, di depan cermin sambil nyongkel saya bergumam, "ini gigi apa gak bisa dibenerin ya, masa tiap makan harus nyangkut sih, kan gak lucu sampe tua harus nyongkl gini terus".
Dan...entah saat itu ada malaikat lewat hingga protes saya dikabulkan Allah, saya juga bingung.
Tepat sebelum idul fitri kemarin, gigi taring kanan yang konon kata orang mirip artis itu patah dan saya ompong. Yap, ternyata Allah punya rencana lain. Saat saya protes dengan gigi yang tak memuaskan saya, Allah menyelesaikan masalah saya dengan mengambilnya kembali sehingga saya tak perlu repot-repot bergantung pada 'dongkrak' lalu pusing seperempat keliling memikirkan jika saja seluruh hidup saya habis untuk mengurusi sebuah gigi yang sering nyangkut makanan. Ohh, sungguh, You're the Best Planner, God :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar